Tips Diet untuk Ibu Menyusui

Sudah bukan rahasia lagi bahwa biasanya setelah melahirkan seorang wanita akan memiliki berat badan yang bertambah. Hal ini tentunya membuat bentuk tubuh mereka terlihat lebih gemuk dan tidak ideal seperti sebelumnya. Faktor ini menjadi salah satu hal yang mendorong banyak ibu-ibu berkeinginan untuk menurunkan berat badannya setelah melahirkan. Merekapun akhirnya melakukan diet yang biasanya terjadi ketika berada dalam masa menyusui. Akan tetapi, ada satu kendala melakukan diet saat menyusui yaitu kurangnya asupan nutrisi bagi ibu dan buah hati. Tidak mungkin juga ibu menyusui menggunakan produk pelangsing karena mengandung bahan kimia yang memiliki efek samping. Untuk itu, simaklah beberapa tips berikut ini mengenai diet bagi ibu menyusui.

Cara Diet yang Tepat dan Aman bagi Ibu Menyusui

  • Lakukan diet gizi

Khusus untuk ibu menyusui, jenis diet yang bisa diterapkan adalah diet gizi. Diet ini pada dasarnya memiliki prinsip yang sama dengan banyak jenis diet lainnya. Hal yang membuatnya berbeda adalah bahwa cara diet bagi ibu menyusui menyesuaikan dengan nutrisi dan asupan yang masuk. Hal ini penting karena bisa mempengaruhi buah hati Anda serta jumlah ASI yang diproduksi. Diet gizi yang dilakukan adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Asupan protein bebas lemak juga perlu untuk dikonsumsi.

  • Konsumsi makanan sehat

Memperhatikan asupan gizi dan makanan yang masuk ke dalam tubuh ibu menyusui memang penting untuk dilakukan. Bagi ibu menyusui yang hendak menurunkan berat badan, maka lakukanlah diet dengan pola makan dan makanan yang sehat. Banyak mengonsumsi buah dan sayur bisa memperbanyak jumlah ASI Anda pula serta melancarkan metabolisme di dalam tubuh. Hal ini akan membuat berat badan Anda berhasil turun secara bertahap.

Makanan apa saja yang cocok dikonsumsi ibu menyusui? Selain buah-buahan dan sayuran hijau, untuk jenis biji-bijian dan kacang, Anda bisa mengonsumsi kacang merah mengandung protein nabati dan zat besi tinggi. Untuk beras, konsumsilah beras merah yang mendukung produksi air susu serta menyediakan kalori untuk tubuh. Produk susu yang rendah lemak juga cocok untuk diet ibu menyusui. Anda bisa mengonsumsi keju, susu, dan yogurt yang baik untuk tubuh Anda dan baik bagi kebutuhan ASI buah hati. Untuk produk hewani, Anda bisa memilih ikan salmon, telur, dan daging tanpa lemak.

  • Lakukan olahraga

Ibu menyusui yang melakukan olahraga akan memiliki fisik sehat dan kuat sekaligus memperlancar aliran darah. Lakukanlah olahraga ringan seperti jalan cepat, jogging, berenang, atau bersepeda. Diet saat menyusui juga perlu diimbangi dengan jenis olahraga yang bisa membantu membakar lemak tubuh yang berlebih.

  • Pastikan Anda terhidrasi

Untuk melakukan diet saat menyusui dengan aman, jangan sampai tubuh Anda kekurangan cairan. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa tubuh selalu terhidrasi sebagaimana seharusnya. Konsumsilah banyak air putih agar terhindar dari dehidrasi. Anda juga bisa meminum jus buah atau jus sayur yang sehat dan membantu mengembalikan energi Anda.

  • Ketahui penurunan jumlah berat badan yang diperbolehkan

Ibu menyusui juga perlu mengetahui jumlah berat badan yang boleh diturunkan ketika melakukan diet. Menurunkan sekitar setengah kilogram hingga satu kilogram per minggu masih termasuk aman terhadap ASI yang diproduksi. Jadi, jangan sampai berat badan Anda turun drastis karena olahraga yang berlebihan dan diet ketat selama menyusui. Hal ini dapat mengganggu produksi ASI serta asupan nutrisi yang bisa diperoleh buah hati.

Menurunkan berat badan setelah menyusui memang penting untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan sehat. Akan tetapi, jangan sampai Anda mengabaikan kebutuhan sang buah hati lewat ASI yang diproduksi. Dengan cara diet yang tepat dan aman, Anda tetap bisa memberikan nutrisi lewat ASI dengan baik sekaligus bisa menurunkan berat badan Anda pasca melahirkan.

 

No Comments

Leave a Comment